Cara Mudah Meminta Surat Rekomendasi untuk Kuliah ke Arab Saudi


(Image source: Google)

Bagi kamu yang berencana melanjutkan kuliah ke Arab Saudi dan butuh surat rekomendasi atau Tazkiyah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), prosesnya tidak harus ribet. Ini panduan ringkas dan urutan langkah yang harus kamu siapkan agar dokumenmu langsung diproses Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLN-KI) MUI.


1. Siapkan Dokumen Persyaratan

Kumpulkan semua dokumen di bawah ini dalam format PDF. Perhatikan penamaan file-nya agar tidak keliru saat dikirim:

  • SKCK: ⁠NAMAPEMOHON-SKCK.pdf⁠
  • KTP: ⁠NAMAPEMOHON-KTP.pdf⁠
  • Ijazah: Harus sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab. Format: ⁠NAMAPEMOHON-IJAZAH.pdf⁠
  • Transkrip Nilai: Harus sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab. Format: ⁠NAMAPEMOHON-TRANSKRIP.pdf⁠
  • Surat Pernyataan Izin Orang Tua: Buat atau unduh contohnya.
  • CV (Curriculum Vitae): Riwayat hidup terbaru.
  • Surat Permohonan: Ditujukan khusus kepada Komisi HLN-KI MUI yang menyebutkan secara jelas nama universitas tujuanmu di luar negeri.

2. Kirim Berkas Lewat Email

Kirimkan seluruh dokumen persyaratan di atas ke satu alamat email resmi: hlnmui51@gmail.com.


(Catatan: Pihak MUI tidak melayani pertanyaan atau konsultasi via WhatsApp. Semua komunikasi terkait pengajuan dilakukan melalui email tersebut).


3. Ikuti Jadwal Wawancara

Setelah email kamu masuk, pihak MUI akan memverifikasi kelengkapan berkasmu. Jika dokumen dinyatakan lengkap, kamu akan dihubungi untuk mengikuti jadwal wawancara online menggunakan Bahasa Arab.


4. Penerbitan Surat Tazkiyah

Jika kamu berhasil lolos tahap verifikasi berkas dan wawancara, Komisi HLN-KI akan memberikan persetujuan. Surat rekomendasi atau Tazkiyah akan diterbitkan oleh MUI dalam waktu 2 x 24 jam kerja.


Tips Tambahan:

Untuk kebutuhan legalisir dokumen lanjutan di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kemenkumham, sifatnya tidak wajib dilampirkan dalam pengajuan awal ke MUI ini, namun bisa kamu urus terpisah sesuai kebutuhan kampus tujuan.